Rabu, 30 Januari 2019

Puisi Tentang Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wassalam

Halimah Alaydrus Disampaikan oleh Syarifah Soraya Alhaddad -Guru Hafalan Quran- MTs PKP JIS- Anakku.. Aku mengingatkanmu tentang sebuah fajar Fajar terindah dalam sejarah Fajar kelahiran sang nabi Fajar kala sungai-sungai yang semula mengering kembali mengalirkan air, Kala bunga-bunga bermekaran meski belum waktunya.. Kala api sesembahan kaum persi padam seketika padahal ia adalah api abadi yang tak pernah padam ribuan tahun lamanya, dan kala berhala-berhala kaum romawi tanpa angin, badai ataupun gempa bumi semuanya ditemukan hancur berkeping di waktu fajar fajar hancurnya kemusyrikan fajar terbitnya hidayah fajar bermulanya sinar keimanan ya... betul anakku.. fajar lahirnya Nabimu Muhammad SAW fajar senin, 12 robiul awwal 571 masehi.. Anakku.. Bayi mungil yang diberi nama Muahmmad itu keluar dari rahim bundanya Aminah binti wahab tanpa darah menyertainya, tanpa air-air kotor bersamanya.. ia seperti turun dari langit dan bukan keluar dari rahim wanita layaknya. Saat keluarnya, bayi mungil itu tersungkur sujud kepada Tuhannya.. luar biasa.. Syaffa ibunda Abdurrahman bin auf yang membidaninya berkata : “ Aku angkat bayi itu, dan lihatlah..!! Jari telunjuknya menunjuk ke arah langit tali pusarnya telah terputus sempurna, dia sudah berkhitan.. dan duhai.. celak mata telah menempel di matanya yang indah...” bayi itu istimewa calon nabi paripurna Anakku.. Nabimu Muhammad SAW tumbuh cepat luar biasa. Ia telah mampu bicara di usia baru beberapa bulan saja, Ia berjalan di usia 6 bulan dan ia ikut menggembala kambing bersama saudara-saudara sesusunya di usia satu tahun.. hampir 4 tahun ia tinggal bersama keluarga halimah assa’diyah yang telah menyusuinya hingga ia dikembalikan kepada bunda tercinta setelah kejadian pembelahan dada namun 2 tahun kemudian di usia 6 tahun bundanya meninggal dunia di abwa iapun bersama sang kakek 2 tahun sampai wafatnya dan ia lalu bersama keluarga abu thalib pamannya yang hidup dalam kesulitan.. Anakku.. nabimu tak selalu beruntung hidupnya.. Tuhan mengajarkannya makna perjuangan Maka anakku.. Ikuti nabimu Berjuanglah, dan Jangan mudah menyerah.. Anakku.. Tahun demi tahun berlalu untuk nabimu Muhammad SAW Ia dikenal jujur, dan dapat dipercaya Menggembalakan kambing membantu ekonomi keluarga Sesekali ikut membawakan barang dagangan bersama kafilah yang yang berniaga hingga kala usianya mencapai 25 tahun datanglah pinangan dari putri khuwailid, seorang janda kaya bernama khadijah. Yang meski usianya lebih tua 15 tahunnya, khadijah dikenal dengan kecantikan, kekayaan dan harga diri yang membuat semua lelaki quraisy tak akan menolak pinangannya. Nabi Muhammad pun menikah dengannya. Dari khadijah Ia dikaruniai 6 orang anak Qasim dan Abdullah keduanya meninggal di usia balita Ruqayyah, fatimah, ummi kaltsum dan zainab Putri2 beliau yang kesemuanya beriman kala sang ayah diutus Allah nantinya Anakku.. Usia nabi kala itu 40 tahun kala wahyu pertama Ia terima, di gua hiro tepatnya tempat beliau mengasingkan diri dari kehidupan kaum jahiliyyah jika suatu saat kau sampai di gua itu, kau akan tahu dari atas sana tampak kecil kota mekkah dan penduduknya.. membuat Nabi Muhammad mampu meliahat segala sesuatu dengan lebih bijaksana Hingga suatu hari kala dia tengah berada di gua hiro seorang diri Malaikat jibril datang padanya dengan surat alalaq pertama sampai kelima; ( bacalah dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakan (1 ) dia mencipta manusia dari segumpah darah (2 ) bacalah dengan nama Tuhanmu yang mulia (3 ) Dia telah mengajarkan manusia dengan pena ( 4) mengajari yang tak diketahui sebelumnya (5 ) ) Anakku.. Nabi menyampaikan syariat islam dan kerosulannya kepada kaum quraisy Diantara mereka ada yang beriman seperti abu bakar, utsman bin affan, ali bin abu thalib, zaid bin haritsah dan istri tercintanya Khadijah Namun tak sedikit pula yang ingkar bahkan menghalangi dakwahnya Tahun-tahun pertama berisi Gangguan dari mereka bahkan mereka bersepakat untuk menyingkirkannya.. anakku.. berharap perlindungan iapun memutuskan hijrah ke thoif bersama zaid bin haritsah. ternyata sia-sia, disana mereka yang diharap membelanya justru berbalik mencacinya.. mengolok-olok, bahkan mereka memerintahkan anak-anak kecil mengejarnya, melemparinya dengan kerikil sembari meneriakkan kalimat-kalimat hina: muhammad gila.. begitu kata mereka.. namun ia sabar, ia teguh, ia tegar dihadapi semuanya dengan kekuatan doa : “ ya Allah... apapun yang terjadi, selagi Engkau tidak murka padaku.. maka aku tak peduli.. “ Anakku.. Di tahun ke 13 dari kenabian beliau diperintahkan hijrah ke madinah bersama sang sahabat pilihan Abu bakar RA Di sana Ia menyusun kekuatan Pasukan demi pasukan dihantar ke medan perang Sejarah menorehkan kehebatan pasukan islam di badar, khaibar, khandak dan lainnya kabilah-kabilah arab tunduk dan masuk islam dalam damai surat-surat ajakan dakwah dikirim kepada raja2 melalui utusan Islam tersebar di semenanjung arab dan sekitar Dan mekkah ditaklukkan 8 tahun kemudian Tanpa perang dan pertumpahan darah Islam berjaya Menguasai dunia Anakku.. Tahun ke 10 nabimu haji Bersama 240.000 sahabat bersamanya Diberinya nama haji itu haji wada ( perpisahan ) Sebuah isyarat akan dekatnya masa kepulangan Pulang kepada Dia yang darinya nabi diutuskan Anakku.. Hanya berselang sekitar 3 bulan dari haji, ia jatuh sakit.. mendung bergelanyut di seluruh kota madianah.. Seluruh sahabat berduka. Dan anakku.. robiul awwal tahun ke 11 dari hijrah, di hari senin kala itu.. Mendung di langit tak mampu mewakili mendung hati mereka Dan air matapun tumpah ruah membanjiri kota Nabi Muhammad wafat meninggalkan sejarah indah manusia tanpa cela, Nabi termulia, Pribadi sempurna meninggalkan untuk kita ajarannya untuk kita pegang dan pertahankan selama hayat di kandung badan Anakku.. Namun hakikatnya Nabimu selalu hidup di sana Menatapmu meski tak kau tahu Dan menunggu... Hingga engkau mengulurkan tangan datang padanya Dan Ia akan menyambut uluranmu dengan penuh suka cita Anakku.. Bahagiakan Ia di sana dengan ketaatanmu Dan jangan lukai hatinya dengan durhakamu.. Hidupkan nabi dalam hatimu Cintai Ia semampumu mencintai seseorang Dan Ia akan membalas cintamu dengan kasih sayang Disyafaatinya engkau dan digandengnya tanganmu masuk surga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar