Rabu, 30 Januari 2019

Manfaat Gerakan Shalat Untuk Kesehatan

Maret 14, 2016 

Shalat merupakan kewajiban bagi umat muslim bahkan bisa lebih dari kewajiban, shalat sampai bisa dikatakan kebutuhan bagi umat muslim. Shalat lima waktu merupakan rukun islam yang ke-2 dimana amal ini akan menyempurnakan keislaman kita.
Tetapi apakah kita pernah berfikir bila gerakan shalat ini mempunyai beribu bahkan berjuta-juta manfaat bagi kesehatan kita. Bahkan gerakan shalat adalah gerakan paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Bahkan dari sisi medis, shalat adalah gudangnya obat dari berbagai macam penyakit.
Melaksanakan shalat tidak cukup hanya sekedar dengan gerakan yang benar. Alangkah baiknya bila kita melakukan ibadah ini seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Jadi, kita harus melakukannya dengan khusyuk dan thuma’ninah.
Firman Allah: “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar”(Al-‘Ankabut 29:45). Sekiranya shalat seseorang itu masih belum dapat mencegah dirinya dari perbuatan keji dan mungkar, nyatalah dia masih belum khusyuk dalam shalatnya.
Berikut ini manfaat gerakan shalat bagi kesehatan tubuh :
1. TAKBIRATUL IHRAM
Rasulullah SAW bersabda “Jika engkau berdiri untuk melaksanakan shalat, maka bertakbirlah.” Saat melakukan takbir Rasulullah SAW mengangkat kedua tangannya ke atas hingga sejajar dengan bahu-bahunya (HR Bukhari dari Abdullah bin Umar).
Postur : berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.
Manfaatnya :
a. Gerakan ini melancarkan aliran darah,
b. Getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan.
c. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh.
d. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.
2. RUKUK
Postur : Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tidak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.
Manfaatnya :
a. Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf.
b. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah.
c. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot–otot bahu hingga ke bawah.
d. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.
3. I’TIDAL
Postur : Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
Manfaatnya :
a. I’tidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud.
b. Gerak berdiri bungkuk, berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik.
c. Organ-organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.
4. SUJUD
Postur : Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.
Manfaatnya :
a. Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak.
b. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bias mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang.
c. Karena itu, lakukan sujud dengan thuma’ninah. Jangan tergesa–gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir.
d. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.
5. DUDUK
Postur : Duduk ada dua macam, yaitu Iftirasy (tahiyyat awal) dan Tawarruk (tahiyyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.
Manfaatnya :
a. Saat iftirasy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius.
b. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan.
c. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens.Jika dilakukan dengan benar, postur irfi mencegah impotensi.
d. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.
Itulah sebagian manfaat duduk dalam shalat di pandang dari segi kesehatan. Dan salah satu dari rangkaian shalat yang begitu indah, adalah duduk diantara dua sujud.
Pada saat itulah semua untaian doa dirangkum. Seluruh kalimat yang diucapkan saat duduk antara dua sujud itu adalah doa.
Itulah doa yang diajarkan oleh Tuhan Sang Pencipta kepada mahluk yang dicipta-Nya. Rangkuman semua permintaan seorang mahluk dalam segala problematika hidupnya.
Rabbi ighfirlii … Tuhan ampuni diriku
Warhamni … kasihanilah daku
Wajburni … dan segala dosa dan salahku
Warfa’ni … dan angkatlah derajatku
Warzuqni ... dan berilah rezeki kepadaku
Wahdinii ... dan tunjukilah daku
Wa ‘aafinii ... dan berilah aku kesehatan
Wa’fu ‘aanni ... dan maafkanlah diriku.
Untaian itu dimulai dengan permohonan ampun, sebagai ungkapan kerendahan diri di depan Sang Khalik.Diakhiri dengan permintaan maaf, agar Allah berkenan dengan segala tutur dan pinta.
Adalah penting agar kita dikasihi, disayangi dan dicintai oleh-Nya. Dari sekian milyar makhluk bernama manusia yang telah dan akan diciptakan-Nya, maka sungguh pantas bila kita perlu memohon sejuk kasih-Nya.
Sumpah-Nya jelas bahwa tidak semua manusia akan menerima kasih sayang-Nya. Jelas bahwa kenikmatan dunia bukanlah fakta bahwa seseorang diberi limpahan kasihnya.
“Dan kalau Kami menghendaki niscaya Kami akan berikan kepada tiap- tiap jiwa petunjuk, akan tetapi telah tetaplah perkataan daripada-Ku: “Sesungguhnya akan Aku penuhi neraka jahannam itu dengan jin dan manusia bersama-sama.” (QS. As-Sajdah :13).
6. SALAM
Gerakan : Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.
Manfaatnya :
a. Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala.
b. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.
c. Beribadah secara kontinyu bukan saja menyuburkan iman, tetapi mempercantik diri wanita luar dan dalam.
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran (QS. Al-Baqarah : 186).
Arti Kesehatan
Sehat menurut batasan World Health Organization adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Tujuan Islam mengajarkan hidup yang bersih dan sehat adalah menciptakan individu dan masyarakat yang sehat jasmani, rohani, dan sosial sehingga umat manusia mampu menjadi umat yang pilihan.
Dalam kamus bahasa Arab, kata ‘afiat diartikan sebagai “perlindungan Allah untuk hamba-Nya dari segala macam bencana dan tipu daya. Kalau shihhah diartikan sebagai keadaan yang baik bagi segenap anggota badan, setidaknya mata yang sehat adalah mata yang tidak memakai kacamata. Tetapi mata yang’afiat adalah yang dapat melihat dan membaca objek-objek yang bermanfaat serta mengalihkan pandangan dari objek-objek yang terlarang karena itulah fungsi yang diharapkan dari penciptaan mata.
Bukankah Tuhan kita Maha Pemurah ? Allah menyuruh kita melaksanakan shalat lima waktu agar kita lebih dekat kepada-Nya. Kitapun dapat pahala dari-Nya, disamping tubuh kita semakin sehat.
"Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat". (QS. Hud: 114).
Demikian artikel dari kami atas kurang lebihnya kami mohon maaf.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar