Selasa, 29 Januari 2019

Makna Laa Ilaaha Illallah



Rasullah SAW bersabda :
Artinya : Perbaharuilah Imanmu. Sahabat bertanya, bagaimana memperbaharui Iman kami, Ya Rasullah ? Rasullah SAW menjawab dengan memperbanyak ucapan kalimat Laa ilaaha illallah
Kalimat Laa ilaaha illallah merupakan kalimat tauhid, yang diucapkan oleh para Nabi, sejak Nabi Adam AS sampai dengan Nabi Muhammad SAW, sebagaimana keterangan hadits Rasullah SAW :
Artinya : “Yang paling utama apa yang aku ucapkan dan apa yang diucapkan Nabi – nabi sebelumKu, yaitu Laa ilaaha illallah
Malahan ada hadits yang menerangkan keunggulan kalimat itu, sabda Rasullah SAW :
Artinya : Jika ditimbang tujuh petala langit dalam satu daun timbangan, dan kalimat Laa ilaaha illallah dalam satu timbangan yang lainnya, maka akan lebih berat kalimat Laa ilaaha illallah.
Apa sebabnya Nabi SAW memerintahkan harus memperbanyak membaca kalimat Laa iIaaha illallah…? 

Karena iman itu menurut para Ulama, terbagi dalam 5 (lima) bagian yaitu:
1.Iman Mathbu (Iman para Malaikat)
Iman ini tidak pernah berkurang, juga tidak pernah bertambah, tegasnya, iman para Malaikat sudah ditetapkan
2. Iman Ma’sum (Iman para Nabi)
Iman ini kadang – kadang bertambah apabila datang Wahyu, namun tidak pernah berkurang, tegasnya dihindarkan dari kekurangan, karena Nabi – nabi Ma’sum (terjaga)
3. Iman Makbul (Iman orang – orang Muslimin – Muslimat)
Iman ini kadang – kadang bertambah apabila mengerjakan tho’at. Berkurang apabila mengerjakan ma’siat. Tegasnya akan diterima apabila mengerjakan tho’at kepada Allah SWT
4. Iman Mauquf (Imannya ahli Bid’ah)
Tegasnya ditangguhkan. Apabila ahli bid’ah itu berhenti dari mengerjakan bid’ahnya, imannya akan diterima oleh Allah SWT.
5. Iman Mardud (Ditolak imannya)
Tidak diterima oleh Allah SWT seperti imannya orang – orang musyrik, murtadz, kafir dan lain – lain. Menurut Hadits tadi, jelas bahwa apabila ingin kuat iman, memperbanyak membaca kalimat (Laa ilaaha illallah).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar