Sabtu, 16 Januari 2016

Mendekatkan Diri Kepada Kepada Allah

Zikir bukanlah satu – satunya jalan untuk menuju kepada-Nya. Kita dapat pula mendekatkan diri kepada Allah melalui perbuatan sehari – hari. Yaitu dengan selalu meniatkan bahwa yang kita lakukan adalah semata – mata hanya karena taat mematuhi aturan main –Nya. Misalnya, kita berbuat baik kepada tetangga bukan lantaran ia baik kepada kita, tapi semata – mata karena Allah memerintahkan kita untuk mengeluarkan sedekah membantu meringankan beban orang yang sedang dalam kesusahan.
Dalam suatu hadits yang diriwayatkan oleh At – Tirmidzi, Rasullah SAW. Bersabda : Peliharalah (perintah dan larangan) Allah, niscaya kamu akan selalu merasakan kehadiran-Nya. Kenalilah Allah waktu kamu senang, niscaya Allah akan mengenalimu waktu kamu dalam kesulitan. Dan dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Abu Daud, Rasullah berpesan : Barangsiapa memberi karena Allah, menolak karena Allah, mencintai karena Allah, membenci karena Allah dan menikahi karena Allah, maka sempurnalah imannya. Jaminan Allah dalam Al-Qur’an :
"Barangsiapa diantara kamu yang patuh kepada Allah dan Rasulnya, dan mengerjakan perbuatan baik, niscaya akan kami berikan pahala dua kali lipat, dan untuk mereka kami sediakan rezeki yang banyak". (Al – Ahzab (33):31)
Motivasi ini dapat terpelihara bila kita selalu berzikir. Itulah pula sebabnya dengan zikrullah orang mampu untuk taat pada perintah Allah yang “berat – berat” seperti : ikhlas lillahi ta’ala, sabar, tawakal, sholat khusuk, tidak takabur (ujub), tidak riya, bersyukur dan perintah – perintah lainnya yang erat hubungannya dengan perilaku batin. Hanya orang yang bertaqwa sajalah yang dapat berzikir dengan benar. Sedangkan sebagai indikator keberhasilannya adalah sebagaimana yang difirmankan Allah:
Surat Ar – Ra’d (13) : 28 Artinya :
"(yaitu) orang – orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tentram"
Rasa dekat kepada Allah tidak dapat terwujud dengan seketika, tetapi terjadi melalui suatu proses kesungguhan hati yang panjang. Banyak jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Adapun jalan yang terbaik yaitu dengan selalu taat mematuhi aturan main –Nya, dimana berzikir termasuk salah satu diantaranya dengan selalu memiliki motivasi bahwa kita tidak ingin seperti iblis yang membangkang pada perintah Allah (yaitu ketika ia diperintahkan sujud pada Adam), maka menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya akan berasa lebih mudah
Dalam suatu hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah, Aisyah berkata : “Adalah Rasullah SAW. Berzikir kepada Allah sepanjang hayatnya”. Pada riwayat lain, dikatakan bahwa Rasullah SAW. Bersabda, “kalau hati tidak diisi dengan zikir, maka ia bagaikan bangkai.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar