Minggu, 27 Desember 2015

Mewaspadai Bangkitnya Kaum Nabi Luth AS


Amerika mengesahkan perkawinan sejenis.
Dalam QS Al A'raf 80 dijelaskan :
وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ

Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?"
Perilaku homoseksual yang dilakukan oleh kaum Nabi Luth adalah perilaku tidak normal yang dilakukan oleh manusia.
Kaum Nabi Luth merupakan cikal bakal homoseksual.
Dalam ayat 81 QS Al A'rag disebutkan bahwa kaum Nabi Luth berperilaku melampaui batas terhadap pemenuhan kebutuhan seksual.
Peristiwa-peristiwa ini berulang-ulang sampai saat ini.
QS Al A'raf 82 jawaban kaum Nabi Luth saat diberi peringatan "Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri".
Dalam ayat 83 Allah SWT berfirman Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali isterinya; dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan).
Hidayah diberikan tidak memandang seseorang keluarga siapa, melainkan hak preogratif Allah SWT.
Azab diturun dijelaskan dalam ayat 84 QS Al A'raf "Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu); maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu".
Apa yang terjadi saat ini tidak terlepas dengan peristiwa masa lalu.
Perilaku homoseksual merupakan bentuk kejahatan kemanusiaan, penyebaran penyakit, tidak menghasilkan keturunan, kemunafikan, kebohongan.
Untuk menghindari perilaku tersebut kita harus bertaqwa kepada Allah SWT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar