Minggu, 04 Oktober 2015

MERDEKA DALAM ISLAM -Khutbah Jum’at-

MERDEKA DALAM ISLAM

Khutbah Jum’at 21 Agustus 2015

 oleh: SUHELI, S.Pd.I



ﺍﺮﻳﺬﻧﻭﺍﺮﺸﺒﻣﻭﺍﺪﻫﺎﺷﻭ ﻖﺤﻟﺍﻦﻳﺩﻭ ﻯﺪﻬﻟﺎﺑ ﻪﻟﻮﺳﺭ           ﻯﺬﻟﺍ ﺪﻤﺤﻟﺍ

ﻥﺍﺪﻬﺷﺍﻮ ﷲﺍﻻﺍﻪﻟﺍﻵ ﻥﺍﺪﻬﺷﺍ ¤ ﻦﻳ ﺪﻣﻮﻳ ﻰﻟﺍ ﻦﻴﻤﻠﻌﻠﻟﺔﻤﺣﺭﻭ

ﻪﻟﺍﻰﻠﻋﻭﺪﻤﺤﻣﺎﻧﺪﻴﺳ ﻰﻠﻋ ﻙﺭﺎﺑﻭﻢﻠﺳﻭ ﻰﻠﺻﻡﻬﻠﻟﺍ ¤ ﷲﺍﻝﻮﺳﺭﺪﻤﺤﻣ

ﻦﺋﺁﺰﺧ ﻦﻣ  ﻚﺘﻤﺣﺭﺎﻨﻴﻠﻋﺮﺸﻧﺍﻭ ﻚﺘﻤﻜﺣﺎﻨﻟ ﺢﺘﻓﺍﻡﻬﻠﻟﺍ ¤ ﻦﻴﻌﻤﺣﺍﻪﺑﺎﺤﺻﺍﻭ

¤ﺎﻨﺘﻤﻠﻋﺎﻣﻻﺍﺎﻨﻟﻣﻠﻋﻻ ﻚﻧﺎﺤﺒﺳ ¤ ﻦﻴﻤﺣﺍﺮﻟﺍﻡﺣﺭﺍﺎﻳ ﻚﺘﻤﺣﺭﺎﺑ

ﻮﻘﺗﺍﺍﻮﻨﻣﺍﻦﻳﺬﻟﺍﺎﻬﻳﺎﻳ :ﻰﻠﺗ ﷲﺍﻝﺎﻗ :ﺪﻌﺑﺎﻣﺍ¤ﻢﻴﻜﺤﻟﺍ ﻡﻴﻠﻌﻟﺍﺖﻧﺍﻚﻧﺍ

¤ ﻥﻮﻤﻠﺴﻣ ﻡﺘﻧﺍﻭ ﻻﺍﻦﺗﻮﻤﺗ ﻻﻭﻪﺘﻘﺗ ﻖﺣ ﷲﺍ

Sidang Jum’at yang dirahmati Allah.
Kepada Allah jualah kita sampaikan segenap pernyataan syukur, sebab hanya  dengan izin taufiq, hidayah, maghfirah dan inayah-Nya  kita bisa melakukan segala sesuatu; terlebih-lebih lagi untuk melaksanakan keta’atan atas apa-apa yang diperintahkan dan meninggalkan segala apa yang dilarang.
Selanjutnya shalawat dan salam patut  kita hantarkan  bagi  hamba  yang telah  dijadikan  Allah  sebagai  rahmat  untuk   semesta   alam  ini; Muhammad Rasulullah SAW; sebagai ungkapan cinta dan terima kasih kita, atas segala perjuangan dan upaya beliau dalam menyampaikan segala kebenaran yang diwahyukan Allah, sehingga kita bisa  memilih  dan memilah mana yang baik dan mana yang buruk.

Mudah-mudahan shalawat dan salam kita tersebut akan menjadi syafaat; menjadi penolong bagi kita; Menjadi salah satu jalan untuk mendapatkan rahmat dan maghfirah  Allah SWT di dunia dan di akhirat kelak.
Selain itu  kepada  yang hadir di masjid ini disampaikan amanat, khususnya bagi diri saya sendiri; Marilah kita terus menerus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sebagaimana yang telah diperintahkan dalam rangka  mendapatkan kemuliaan dan kebahagiaan; Baik di dunia maupun di akhirat kelak. Amin ya rabbil  ‘alamiin !.
            Sidang Jum’at yang dirahmati Allah.
            Kita baru saja merayakan peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 70 pada tanggal 17 Agustus 2015  yang lalu. Bendera dan umbul-umbul masih banyak terpasang dan dikibarkan di semua pelosok negeri; beraneka ragam permainan dan hiburan telah pula ditampilkan, tua muda bersukacita memperingati anugerah yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai ini.
            Sidang Jumat yang dirahmati Allah.
            Berbicara tentang merdeka dan kemerdekaan, maka sesungguhnya tak ada satupun agama atau paham lain yang lebih menghargai dan menghormati kemerdekaan daripada ajaran Islam yang kita yakini. Dalam hal ini jika kita bicara soal kemerdekaan phisik, penjajahan dan perbudakan yang dilakukan oleh manusia atas manusia; maka  sejarah telah mencatat, Islamlah yang pertama kali mencanangkan kebebasan dan kemerdekaan manusia dari alam penjajahan dan perbudakan tersebut. Begitu juga dalam hal kebebasan dan penghargaan terhadap hak-hak kaum perempuan dalam tatanan kehidupan bermasyarakat; berbangsa dan bernegara.  Bahkan Islam jualah yang memiliki prinsip kebebasan atau memberi kemerdekaan kepada manusia untuk memilih agama menurut keyakinannya masing-masing; sekalipun Islam adalah satu-satunya agama yang diakui oleh Allah SWT kebenaran dan keberadaannya di muka bumi  ini sebagaimana yang tersirat dan tersurat dalam firman-Nya:







“Tidak ada paksaan untuk (masuk atau menganut) agama Islam; sesungguhnya telah jelas jalan yang benar dari jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut   dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendangar lagi Maha Mengetahui”. ( Q.S.Al-Baqarah 256 )
Sidang Jumat yang dirahmati Allah.
Walaupun Islam sangat berkepentingan dengan masalah kebebasan dan kemerdekaan hidup, akan tetapi kemerdekaan dan kebebasan itu bukanlah kebebasan dan kemerdekaan yang membabi buta, sebab di dalam Islam mereka-mereka  yang disebut sebagai orang yang bebas merdeka adalah mereka-mereka yang mampu mengendalikan nafsu yang ada di dalam dirinya dan hidup dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT dan rasul-Nya. Dalam hal ini seorang muslim atau mukmin sejati harus siap menghadapi dan menerima  kenyataan hidup yang pahit sekalipun, demi menegakkan keadilan dan kebenaran yang hakiki sesuai dengan hukum-hukum Tuhan-nya; Allahu Rabbul Jalilul Kariim.   Seorang muslim yang merdeka harus berani menegakkan kebenaran dan keadilan bagi masyarakatnya, sekalipun hal itu secara lahiriah akan merugikan dirinya, sebagaimana yang difirmankan Allah SWT







“Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu menjadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah. Menjadi saksi dengan adil .Dan janganlah kebencianmu terhadap sesuatu kaum mendorong kamu untuk tidak berlaku adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”    (Q.S. Al-Maa-idah  8)
Juga dalam firman-Nya:






“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkannya dengan adil. Sesungguhnya Allah memberikan pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Maha Melihat.”   (Q.S.An-Nissa’  58)
            Sidang Jumat yang dirahmati Allah.
            Disamping taat menjalan kan perintah yang diwajibkan Allah; sholat; puasa; zakat dan berhaji, maka itulah sebahagian ciri-ciri atau tanda orang islam yang merdeka.   Adapun ciri-ciri lainnya dari orang Islam yang merdeka yang disebutkan oleh  Allah  dan rasul-Nya antara lain adalah tidak memakan hak orang lain dengan cara yang bathil; tidak menyalah gunakan jabatan atau kekuasaan dan mampu melakukan kebajikan-kebajikan untuk masyarakat; bangsa; negara dan agamanya.
            Sidang Jumat yang dirahmati Allah.
            Inilah beberapa hal yang dapat saya sampaikan dalam khutbah yang singkat ini, sehubungan dengan peringatan dan perayaan hari ulang tahun kemerdekaan ke 70 dari negara dan bangsa yang kita cintai ini.
            Mudah-mudahan yang sedikit ini  dapat merubah perilaku buruk yang mungkin selama ini telah banyak kita perbuat dan pada akhirnya dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

ﻪﻧﺍﻪﺗﻭ ﻼﺗ ﻡﻜﻨﻣﻭ ﻰﻨﻣ ﻞﺒﻘﺗﻭ ¤ ﻡﻴﻆﻌﻟﺍﻥﺁﺮﻘﻟﺍﻰﻓ ﻡﻜﻟﻭ ﻰﻟ ﷲﺍﻙﺭﺎﺑ

ž ﻡﻴﺣﺭﺮﻔﻏ ﷲﺍﻥﺍ ¤ ﻡﻴﻆﻌﻟﺍ ﷲﺍﺮﻔﻐﺘﺳﺍﻭ ¤ ﻡﻴﻠﻌﻟﺍﻊﻴﻤﺴﻟﺍﻮﻫ

&

























KHUTBAH    KEDUA


¤ﻡﻮﻴﻘﻟﺍﻲﺤﻟﺍﻮﻫﻻﺍﻪﻟﺍﻵ ﻱﺬﻟﺍ ¤ﻢﻴﺣﺮﻟﺍﻦﻤﺣﺮﻟﺍ ¤ ﻦﻴﻤﻠﻌﻟﺍﺏﺭ ﷲﺪﻤﺤﻟﺍ
ﺭﺍﻮﻧ ﻻﺍﺭﻮﻧ ﻰﻠﻋﻰﻠﺻ ﻢﻬﻠﻟﺍ ¤ ﷲﺍﻝﻮﺳﺭﺪﻤﺤﻣ ﻥﺍﺪﻬﺷﺍﻮ ﷲﺍﻻﺍﻪﻟﺍﻵ ﻥﺍﺪﻬﺷﺍ
ﺎﻨﻟﻮﻣﻭﺎﻧﺪﻴﺳﺭﺎﺴﻴﻟﺍﺏﺎﺑ ﺡﺎﺘﻔﻣﻭ ﺭﺎﻴﻏ ﻻﺍ ﻕﺎﻳﺮﺗﻭ ﺭﺍﺮﺳ ﻻﺍﺮﺳﻭ
¤ﻪﻟﺎﻀﻓﺍﻭ ﷲﺍﻡﻌﻧ ﺩﺪﻋ ﺭﺎﻴﺧ ﻻﺍﻪﺑﺎﺤﺻﺍﻭﺭﺎﻬﻁ ﻻﺍﻪﻟﺍﻭﺭﺎﺘﺤﻤﻟﺍ ﺪﻤﺤﻣ
¤ﺪﻐﻟ ﺖﻣﺪﻗﺎﻣ ﺲﻔﻧﺮﻆﻨﺘﻟﻭ ﷲﺍﻮﻘﺗﺍﺍﻮﻨﻣﺍﻦﻳﺬﻟﺍﺎﻬﻳﺎﻳ :ﻰﻠﻌﺗ ﷲﺍﻝﺎﻗ
:ﺰﻳﺰﻌﻟﺍﻪﺒﺘﻛ ﻰﻓ ﻰﻠﻌﺗ ﷲﺍﻝﺎﻗﻡﺛ  ¤ﻥﻮﻠﻤﻌﺗﺎﻤﺑﺮﻴﺒﺧ ﷲﺍﻥﺍ ¤ ﷲﺍﺍﻮﻘﺗﺍﻭ
¤ﺎﻤﻠﺴﺗﻮﻤﻠﺳﻪﻴﻠﻋﺍﻮﻠﺻﻮﻨﻣﺍﻦﻳﺬﻟﺍﺎﻬﻳﺎﻳ¤ﻲﺒﻨﻟﺍﻰﻠﻋﻥﻮﻠﺼﻳ ﻪﺘﻜﺋ ﻼﻣﻭﷲﺍﻥﺍ
ﺎﻧﺪﻴﺳ ﻰﻠﻋ ﺖﻴﻠﺻﺎﻤﻛ °ﺪﻤﺤﻣﺎﻧﺪﻴﺳ ﻝﺍﻰﻠﻋﻭ ° ﺪﻤﺤﻣﺎﻧﺪﻴﺳ ﻰﻠﻋﻰﻠﺻ ﻡﻬﻠﻟﺍ
ﻝﺍﻰﻠﻋﻭ°ﺪﻤﺤﻣﺎﻧﺪﻴﺳ ﻰﻠﻋ ﻙﺭﺎﺑﻭ°ﻢﻴﻫﺍﺮﺑﺍﺎﻧﺪﻴﺳ ﻝﺍﻰﻠﻋﻭ °ﻢﻴﻫﺍﺮﺑﺍ
° ﻢﻴﻫﺍﺮﺑﺍﺎﻧﺪﻴﺳ ﻝﺍﻰﻠﻋﻭ ° ﻢﻴﻫﺍﺮﺑﺍ ﺎﻧﺪﻴﺳ ﻰﻠﻋ ﺖﻛﺭﺎﺑﺎﻤﻛ°ﺪﻤﺤﻣﺎﻧﺪﻴﺳ
ž    ﺀﺂﻋﺪﻟﺍ     ž   °ﺪﻴﺠﻣ ﺪﻴﻤﺣ ﻚﻧﺍﻦﻴﻤﻠﻌﻟﺍﻰﻓ
ﺄﺸﺨﻔﻟﺍﻦﻋﻰﻬﻨﻳﻭ ﻰﺑﺮﻘﻟﺍﻯﺫﺄﺘﻳﺍﻭ ﻥﺎﺴﺣﻻﺍﻭﻝﺪﻌﻟﺎﺑﺮﻣﺄﻳ ﷲﺍﻥﺍ ¤ ﷲﺍﺩﺎﺒﻋ
¤ﺮﻜﻨﻤﻟﺍﻭ ﺄﺸﺨﻔﻟﺍﻦﻋ ﻰﻬﻨﺗ ﺓﻼﺼﻟﺍﻥﺍ ¤ ﺓﻼﺼﻟﺍﻡﻗﺍﻭ ¤ﺮﻜﻨﻤﻟﺍﻭ
žﺮﺒﻜﺍﷲﺍﺮﻜ ﻨﻟﻭ
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar